Seni


Tidak semua perbuatan jelek mempunyai tujuan tidak baik, seperti yang dilakukan Raden Said (diperankan Mujiadi Zakaria). Terkadang merampok, mbegal untuk disumbangkan pada orang yang tidak mampu. Termasuk mencuri harta orang tuanya hasil dari memeras masyarakat. (more…)

Pentaskan Beragam Naskah dari Satu Kota ke Kota Lain
Banyak seniman luar daerah yang akhirnya menghabiskan waktunya untuk berkarya di Mojokerto. Namun, ada pula seniman kelahiran Mojokerto yang justru berkibar di luar daerah. Salah satunya Arief Hariyanto yang mengabdikan diri untuk teater di kota dingin Malang. (more…)

Saling Menganalisis dan Mengkritisi, Paparkan Proses Kreatif
Cuaca di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto malam itu begitu cerah. Meskipun hawa dingin tetap menusuk tulang. Koesen LD, pemilik Padepokan Bumi Pakarti Aji dengan ramah menyambut para tamu yang berjumlah sekitar 50 orang pada acara Diskusi Buku dan Baca Puisi di Padepokan Pakarti Aji. (more…)

“Imagining Trace Memories”
Gratis 6 Bulan Nonton Film
Dlanggu, 8 Maret - 30 Agusutus 2008

Gagasan Dasar Maja van Java Cinema Club
Kesenian dan kebudayaan merupakan salah satu pilar utama dalam mengembangkan dinamika dan potensi suatu masyarakat. Keniscayaan ini telah menjadi kesepakatan umum di mana setiap lembaga pemerintah terus bergiat dan menggalakkan sumber daya manusia juga alam lingkungannya. Baik untuk tujuan pariwisata, gerakan sosial budaya, pengembangan kreativitas dan potensi masyarakatnya. Kerja budaya secara praksis-dialektis tidak mesti dipantik dan digalakkan oleh pemerintah. Namun masyarakat juga layak dan berhak untuk menumbuhkembangkannya. Terutama di kota Mojokerto. Kota ini sekarang mulai menggeliat untuk terus membangkitkan khazanah kebudayaan yang dimilikinya di mana tilas dan situs kebudayaan Majapahit yang teramat luar biasa itu kini tiada henti dijadikan penelitian dan studi yang memancing minat banyak peneliti baik dari dalam negeri sendiri maupun dari negara manca. (more…)

uvs03.jpgBiografi :

Tempat dan Tgl Lahir : Mojokerto,1.Mei.1957
Alamat : Candi Brahu Gg.I/18 Trowulan-Mojokerto
Telp. : 0321 495241 HP. 081330 337 884
Istri : Lisfiroh, Mojokerto 12 Desember 1968
Anak : 1. Ervina Perwati ( 10 Pebruari 1980)
2. Elvira Agustina ( 22 Agustus 1989)
3. Vedanata ( 2 Nopember 1997)
4. Nara ( 12 Desember 2004) (more…)

Kemiskinan Tidak Perlu Diromantiskan atau Diabstrakkan
Sebuah motif dominan lain pada puisi para penyair 1990-an adalah politik. Para penyair 1990-an tidak lagi tabu atau malu-malu untuk mempuisikan politik, mempolitikan puisi, malah justru pada periode inilah puisi politik mencapai puncak ekspresi artistiknya yang melampaui apa yang sebelumnya dikenal sebagai sajak-protes dan pamflet-penyair. (more…)

KESENIAN SEBAGAI MEDIA TRANSFORMASI
PENANGANAN MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL
TERGELAR DI PELATARAN KANTOR DINAS KESEJAHTERAAN SOSIAL KOTA MOJOKERTO
Jl. Benteng Pancasila 25 Kota Mojokerto ,
Minggu 20. JUANUARI. 2008 ,
Jam. 08.00 Wib
Mengusung Tematik :
“ KESENIAN BUKAN SEKEDAR PENYALURAN HOBI SEMATA,TETAPI LEBIH DARI ITU KESENIAN TERKEMAS SEBAGAI PROFESI”
jagonganbudaya1.jpg jagonganbudaya3.jpg jagonganbudaya2.jpg (more…)

“Seniman saat ini banyak yang cengeng, hingga lebih banyak menuntut perhatian pada pemerintah daripada berupaya secara mandiri,” ujar Sonhaji, salah satu seniman Mojokerto dalam Jagongan Budaya Dialog Warung Kopi yang digelar sanggar Lidhie Art Forum di Halaman Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto kemarin. (more…)

Karena Persoalan Prosedur - Rencana rekonstruksi Kerajaan Majapahit ternyata tidak semudah membalikkan tangan. Meskipun semua sepakat untuk segera mengawali rekonstruksi dari Situs Umpak-Umpak Panjang di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, toh jadwal yang seharusnya 18 Januari lalu, sampai sekarang belum dikerjakan. (more…)

pasar_seni_lukis1.jpgPerkembangan seni lukis di Indonesia, khususnya di Jawa Timur pada beberapa tahun belakangan ini mengalami kemajuan yang luar biasa. Para pelukis bermunculan, menganut berbagai aliran, dan dengan teknik yang mengagumkan.

Sayangnya, perkembangan yang luar biasa ini belum diimbangi dengan sarana yang memadai, karena pemerintah dan hampir semua pemerintah di daerah kurang memperhatikannya, sehingga tidak ada infrastruktur baru yang dibangun untuk menampung dan memfasilitasi pertumbuhan kesenian, khususnya seni lukis. Sementara infrastruktur lama untuk kegiatan kesenianpun, penggunaannya dialihkan untuk kegiatan lain. Nyaris tidak ada anggaran baik dari APBN maupun APBD yang dialokasikan untuk perkembangan seni lukis. Lebih menyedihkan lagi, sektor swastapun hampir mengabaikan perkembangan seni lukis. (more…)

« Previous PageNext Page »