Mojopahitan


Sejumlah warga Dusun/Desa Watesumpak Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto kemarin (30/10) menemukan sebuah bangunan yang diduga kuat bekas peninggalan Kerajaan Majapahit. Penemuan situs tersebut diketahui setelah warga melapor ke petugas Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, karena minimnya pengetahuan warga terhadap peninggalan bangunan bersejarah itu, warga tidak langsung melaporkan temuannya yang berada di antara kawasan pembuat batu bata merah. (more…)

Dulu Hobi ke Lokalisasi, Kini Jadi Tukang Bersih-Bersih Makam

Kompleks Pemakaman Syeh Djumadil Kubro, Trowulan tidak saja menjadi tujuan para peziarah, namun juga menjadi jujugan para musafir yang belakang punya masalah. Dari yang suka bermain PSK hingga memendam masalah keluarga. Apa saja yang mereka lakukan di sana?

Tempat pembinaan moral dan spiritual tidak hanya di lembaga pendidikan formal atau pondok pesantren. Namun, lokasi makam para aulia bisa jadi tempat tersendiri bagi mereka yang ingin mengubah perilaku. (more…)

Teka-teki seputar lokasi Kedaton Majapahit mulai terkuak. Upaya penggalian yang dilakukan empat perguruan tinggi di Trowulan, tepatnya di Desa Sentonorejo sedikit membuka tabir penutup selama ini. Hal itu seiring ditemukannya sejumlah bukti dari 36 titik penggalian.

Koordinator ekskavasi dan survei dari tim yang tergabung dalam Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia tahun 2008 (Pati I), Cecep Eka Permana mengatakan, dari bekas reruntuhan yang ditemukan memang menguatkan catatan jika di lokasi penggalian itu pernah berdiri Kedaton Majapahit. ”Tembikar yang kami temukan itu bentuknya tipis dan halus,” katanya. (more…)

Dipasarkan ke Bali dan Prancis, Raup Penghasilan Rp 5 Juta Per Bulan

Sebagai salah satu daerah yang memiliki keterkaitan historis dengan Kerajaan Mojopahit, kawasan Trowulan memang memiliki potensi tersendiri. Tidak hanya potensi di bidang wisata, Trowulan juga memiliki potensi di bidang kerajinan tangan. Salah satunya kerajinan pembuat patung. Patung-patung hasil kerajinan perajin Trowulan itu terdengar hingga mancanegara. (more…)

Sudah Mengatur Konsep Pertanahan dan Pembagian Kekuasaan
Adalah Dyah Krtawijaya (Bhre Tumapel), raja ketujuh Kerajaan Majapahit yang mendapat julukan sebagai Brawijaya III. Pembagian kekuasaan dan wewenang mulai diterapkan pada masa ini. (more…)

Karena Persoalan Prosedur - Rencana rekonstruksi Kerajaan Majapahit ternyata tidak semudah membalikkan tangan. Meskipun semua sepakat untuk segera mengawali rekonstruksi dari Situs Umpak-Umpak Panjang di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, toh jadwal yang seharusnya 18 Januari lalu, sampai sekarang belum dikerjakan. (more…)

Tim Supranatural Lakukan Dialog Imaginer dengan Gajah Mada
Direncanakan pada 18 Januari mendatang, Yayasan Peduli Majapahit memulai pekerjaannya melakukan rekonstruksi Kerajaan Majapahit. Lokasi yang dipilih kali pertama adalah di situs umpak-umpak panjang Desa Sentonorejo Kecamatan Trowulan. Apa saja persiapannya kini? (more…)

Oleh: Anam Anis*
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan besar yang terbukti telah mempersatukan Nusantara dengan semangat Sumpah Amukti Palapa Gajah Mada sebagai spiritnya yang diharapkan mampu menjadi salah satu simbol integrasi bangsa.

Kerajaan Majapahit sebagai simbol integrasi bangsa juga tidak terlepas dari slogan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan produk kultural yang menjadi salah satu spirit berdirinya bangsa Indonesia. (more…)

Oleh: Anam Anis*
LATAR belakang sejarah perjalanan bangsa sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dilihat melalui catatan perjalanan kebudayaan dan peradaban bangsa. Terhitung sejak abad keempat, Nusantara Raya ini sudah mengenal peradaban dengan ditemukannya Prasasti Kutai di aliran Sungai Mahakam Kalimantan Timur yang dibuat oleh raja Mulawarman. (more…)

Tidak Sekadar Lurahnya Majapahit, tapi Bupatinya Majapahit
Berbicara rekonstruksi Kerajaan Majapahit, sejatinya tidak bisa lepas dari nama Bupati Raden Adipati Ario (RAA) Kromojoyo Adinegoro. Dialah tokoh yang menyuruh sejarawan Belanda Ir. Henry Meclaine Pont untuk menuliskan dan menggali peninggalan Majapahit. Kesaksian ini seperti disampaikan R Tjandoko, cucu RAA Kromojoyo Adinegoro yang kini tinggal di Jl Watudakon Pulowetan Mojokerto kepada Radar Mojokerto. (more…)

Next Page »