Mon 1 Oct 2007
Achmady Cagub PKB untuk Pilgub Jawa Timur 2008
Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Go 4 Jatim 1Resmi Kantongi Rekomendasi DPP
MOJOKERTO - Teka-teki seputar calon Gubernur Jatim (cagub) yang bakal diusung DPW PKB pada Pilgub Jatim 2008, terjawab. Dari empat nama hasil Musyawarah Kebangkitan (Musykit) yang disodorkan, DPP PKB akhirnya menjatuhkan rekomendasinya kepada Achmady, Bupati Mojokerto. Keputusan itu secara otomatis menutup peluang tiga nama yang sebelumnya ikut bersaing. Yakni mantan Pangdam V/Brawijaya Haris Sudarno, anggota DPR RI dari Partai Golkar Djoko Subroto, dan peneliti LIPI Hermawan Sulistyo.
Demikian disampaikan langsung Ketua Caretaker DPW PKB Jatim KH Hasyim Karim kemarin dini hari. Rekomendasi itu resmi diterima Rabu (26/9), yang sebelumnya didahului via faksimile. “Rekomendasi itu memang sudah di tangan. Rekomendasi itu antara lain ditandatangani Gus Dur (ketua Dewan Syuro), Muhyidin (sekretaris Dewan Syuro), Muhaimin Iskandar (ketua Tanfidz) dan Zannuba Chofsoh (Yenni) sekretaris Tanfidz,” papar dia.
Menurutnya, dibandingkan tiga nama lainnya, Achmady dianggap memiliki kedekatan kultural terhadap warga NU (Nahdliyin, Red). Dukungan mayoritas DPC PKB juga sangat memengaruhi keputusan DPP dalam memberikan rekomendasi. “Itulah yang menjadi dasar keputusan rapat gabungan yang dilaksanakan seminggu lalu antara Dewan Syuro dengan Tanfidz mengarah ke Pak Achmady!” tegasnya di tengah mengikuti sahur bersama Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid di Pendapa Pemkab Mojokerto.
Setidaknya, menurut Gus Aying -panggilan akrab KH Hasyim Karim- pada Musykit yang dilaksanakan DPW PKB, Achmady mendapat dukungan sekitar 80 persen dari jumlah DPC di Jatim. “Musykit sifatnya hanya mengantar untuk selanjutnya diputuskan penuh DPP. Namun, keputusan itu memang mengarah pada keinginan sebagian besar DPC,” ungkapnya.
Meskipun sudah resmi memutuskan Achmady sebagai cagub dari PKB, namun hingga kemarin DPP maupun DPW belum membahas lebih lanjut tentang sosok yang mendampingi alias cawagub. Menurut Gus Aying, pihaknya masih berencana segera menggodok bersama DPC yang lainnya. “Kita masih mau menggodok. Tapi, yang penting, cagubnya sudah,” ungkapnya.
Bahkan, ketika disinggung adanya kemungkinan bakal memilih salah seorang dari tiga nama yang gagal mengantongi rekom untuk mengisi cawagub, pihaknya sejauh ini belum bisa memutuskan. Walaupun demikian, kemungkinan tersebut tetap ada. “Sebab, tiga nama ini juga figur-figur terbaik yang sudah diseleksi,” ungkapnya.
Sementara itu, pada sahur bersama itu, Hj Sinta Nuriyah hadir bersama rombongan di Pendapa Pemkab pukul 02.05. Menggunakan kendaraan sedan warna hitam nopol M 4835, istri Gus Dur ini langsung disambut seluruh undangan. Tak lama menikmati makan sahurnya, dirinya pun berdialog dengan pasukan kuning, yatim piatu, petugas PMK dan beberapa undangan lainnya.
Sumber : Koran Jawa Pos




