December 2008


Jika Anda melintas di Jalan raya Trowulan, merupakan jalan provinsi yang menghubungkan jalur selatan ke arah madiun - surabaya, disana akan menemui Warung Rujak Cingure Asmuni. Lokasinya berada di depan POM Bensin Trowulan, atau kalau dari arah Surabaya berada di kiri jalan setelah situs Candi Wringin Lawang. Kawasan Trowulan terkenal dengan wisata budaya, dimana situs-situs peninggalan kerajaan Mojopahit bertebaran disana. Popularitas itu seakan dilengkapi dengan kehadiran sebuah restoran besar yang lebih suka disebut warung.

cingur.jpg mjk-mgtn2.jpg mjk-mgtn3.jpg

Warung Rujak Cingure Asmuni dimiliki oleh Almarhum Asmuni. Seorang pelawak hebat Indonesia. Toto Asmuni (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 17 Juni 1932 – wafat di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, 21 Juli 2007 dalam umur 75 tahun) adalah salah satu pelawak senior Indonesia yang berasal dari grup lawak Srimulat. Ia terkenal dengan “aksesoris” kumis kecil ala Charlie Chaplin dan blangkon-nya. (more…)

tikar_pandan5.jpgNasib perajin tikar dari daun pandan, atau samak pandan kini kian merana. Perajin ini kalah bersaing dengan tikar-tikar yang dibuat dari bahan plastik atau karpet. Tapi, mereka terus berjuang mempertahankan usaha itu, karena merupakan satu-satunya pekerjaaan yang mampu menafkahi keluarga.

Pak Samiran, asal Desa Meri, Mojokerto (71 tahun) duduk membelakangi gulungan tikar pandan berbagai ukuran yang terpajang didepan tokonya. Sebetulnya bukanlah toko modern pada umumnya, tapi bangunan semi permanen yang tepatnya disebut lapak, berdiri memakan trotoar, di Jalan Achmad Dahlan, Mojokerto kota. Pak Samiran sudah berjualan tikar pandan ini semenjak tahun 1963. (more…)